Menggunakan Antarmuka
Panduan ini memandu Anda melalui setiap fitur antarmuka Strategy Builder, dari menyeret indikator hingga mengkonfigurasi parameter lanjutan.
Tata Letak Strategy Builder
Ikhtisar
┌─────────────────────────────────────────────────────────────┐
│ Strategy Builder │
├──────────────┬──────────────────────────────────────────────┤
│ │ Strategy Name: [________________] │
│ INDICATORS │ Description: [________________] │
│ LIBRARY │ │
│ │ ┌─────────────────────────────────┐ │
│ Moving Avg │ │ BUY CONDITIONS (ALL ▼) │ │
│ - SMA │ │ │ │
│ - EMA │ │ [Condition 1] [Edit] [Remove]│ │
│ - WMA │ │ [Condition 2] [Edit] [Remove]│ │
│ │ │ [+ Add Condition] │ │
│ Momentum │ └─────────────────────────────────┘ │
│ - RSI │ │
│ - MACD │ ┌─────────────────────────────────┐ │
│ - Stochastic│ │ SELL CONDITIONS (ALL ▼) │ │
│ ... │ │ │ │
│ │ │ [Condition 1] [Edit] [Remove]│ │
│ │ │ [+ Add Condition] │ │
│ │ └─────────────────────────────────┘ │
│ │ │
│ │ [Save Strategy] │
└──────────────┴──────────────────────────────────────────────┘
Panduan Langkah-demi-Langkah
Langkah 1: Beri Nama Strategi Anda
Lokasi: Bagian atas panel tengah
Apa yang harus dilakukan:
- Klik di field "Strategy Name"
- Ketik nama deskriptif (misalnya, "RSI Mean Reversion", "Golden Cross Momentum")
- Opsional tambahkan deskripsi yang menjelaskan apa yang dilakukan strategi
Tips:
- Gunakan nama yang jelas dan deskriptif yang akan Anda kenali nanti
- Sertakan indikator utama atau pendekatan (misalnya, "Bollinger Bounce Strategy")
- Hindari nama generik seperti "Strategy 1" atau "Test"
Contoh Nama:
- ✅ "RSI 30/70 Oversold/Overbought"
- ✅ "SMA 20 Golden Cross"
- ✅ "Multi-Indicator Confirmation (RSI + BB + MFI)"
- ❌ "Strategi Saya"
- ❌ "Test 123"
Langkah 2: Tambahkan Kondisi Beli
Anda memiliki dua cara untuk menambahkan kondisi beli:
Metode 1: Klik Tombol "Add Condition"
- Klik tombol "+ Add Condition" di bagian kondisi beli
- Kondisi baru muncul dengan pengaturan default (RSI < 30)
- Klik ikon edit (pensil) untuk menyesuaikannya
- Modal parameter terbuka (lihat Langkah 4)
Metode 2: Seret dari Perpustakaan Indikator
- Temukan indikator di panel kiri (misalnya, "RSI")
- Klik dan tahan pada nama indikator
- Seret ke area kondisi beli hijau
- Lepaskan (drop)
- Kondisi baru secara otomatis dibuat dengan default cerdas
Default Cerdas untuk Kondisi Beli:
Saat Anda menyeret indikator, Kelor membuat kondisi beli yang masuk akal:
| Indikator | Kondisi Beli Default |
|---|---|
| RSI | RSI kurang dari 30 (oversold) |
| SMA | Harga crosses di atas SMA (bullish cross) |
| EMA | Harga crosses di atas EMA (bullish cross) |
| MACD | MACD crosses di atas 0 (bullish) |
| Bollinger Bands | Harga menyentuh band bawah (oversold) |
| Price | Harga kurang dari 50000 (level support) |
| Lainnya | Nilai kurang dari 50 |
Default ini masuk akal untuk sinyal beli tetapi Anda dapat mengeditnya segera.
Langkah 3: Tambahkan Kondisi Jual
Dua metode yang sama seperti kondisi beli, tetapi di area kondisi jual merah:
Metode 1: Klik "Add Condition"
- Klik "+ Add Condition" di bagian jual
- Kondisi baru muncul (default: RSI > 70)
- Klik ikon edit untuk menyesuaikan
Metode 2: Seret Indikator
- Seret indikator dari perpustakaan
- Drop di area kondisi jual merah
- Dibuat otomatis dengan default cerdas
Default Cerdas untuk Kondisi Jual:
| Indikator | Kondisi Jual Default |
|---|---|
| RSI | RSI lebih besar dari 70 (overbought) |
| SMA | Harga crosses di bawah SMA (bearish cross) |
| EMA | Harga crosses di bawah EMA (bearish cross) |
| MACD | MACD crosses di bawah 0 (bearish) |
| Bollinger Bands | Harga menyentuh band atas (overbought) |
| Price | Harga lebih besar dari 60000 (level resistance) |
| Lainnya | Nilai lebih besar dari 50 |
Langkah 4: Konfigurasi Parameter Kondisi
Saat Anda mengklik ikon edit (pensil) pada kondisi apa pun, jendela modal terbuka dengan opsi konfigurasi detail.
Tata Letak Modal Parameter
┌──────────────────────────────────────────┐
│ Edit Condition [X]│
├──────────────────────────────────────────┤
│ │
│ Indicator: [RSI ▼] │
│ │
│ Operator: [Less than (<) ▼] │
│ │
│ Value: [30____________] │
│ │
│ ── Parameters ────────────────── │
│ │
│ Period: [14____________] │
│ │
│ [Cancel] [Update] │
└──────────────────────────────────────────┘
Apa yang Dapat Anda Konfigurasi
1. Pemilihan Indikator
- Menu dropdown dengan semua indikator yang tersedia
- Ubah tipe indikator (misalnya, dari RSI ke MACD)
- Parameter diperbarui secara otomatis berdasarkan pilihan
2. Pemilihan Operator
- Pilih cara membandingkan nilai indikator
- Opsi tergantung pada tipe indikator:
- Operator numerik:
>,<,>=,<=,== - Operator crossover: crosses above, crosses below
- Operator khusus: touches upper band, touches lower band
- Operator numerik:
3. Nilai (Threshold)
- Apa yang akan dibandingkan
- Bisa berupa:
- Angka (misalnya, 30, 70, 0)
- "price" (bandingkan dengan harga saat ini)
- Kosong (untuk beberapa operator khusus seperti "touches band")
4. Parameter Spesifik Indikator
Setiap indikator memiliki parameter sendiri yang dapat Anda sesuaikan:
RSI:
- Period (default: 14)
SMA / EMA / WMA:
- Period (default: 14)
MACD:
- Fast Period (default: 12)
- Slow Period (default: 26)
- Signal Period (default: 9)
Stochastic:
- K Period (default: 14)
- D Period (default: 3)
Bollinger Bands:
- Period (default: 20)
- Standard Deviation (default: 2)
ATR:
- Period (default: 14)
Parabolic SAR:
- AF Step (default: 0.02)
- AF Max (default: 0.2)
CCI:
- Period (default: 20)
ADX:
- Period (default: 14)
MFI:
- Period (default: 14)
Price:
- Price threshold (default: 50000)
OBV, VWAP, Pivot Points:
- Tidak ada parameter tambahan
Langkah 5: Pilih Logika Kondisi (ALL vs ANY)
Lokasi: Dropdown di kanan atas setiap bagian kondisi
Kondisi beli dan jual memiliki pemilih logika independen.
Logika ALL (Default)
Buy Condition 1: RSI < 30 ✓
AND
Buy Condition 2: Price touches BB ✓
AND
Buy Condition 3: MFI < 20 ✓
↓
Semua tiga harus benar → sinyal BELI dipicu
Gunakan ALL saat:
- Anda ingin konfirmasi dari beberapa indikator
- Anda ingin sinyal lebih sedikit, kualitas lebih tinggi
- Anda membangun strategi konservatif
- Anda ingin mengurangi sinyal palsu
Logika ANY
Buy Condition 1: RSI < 30 ✓
OR
Buy Condition 2: Price touches BB ✗
OR
Buy Condition 3: MFI < 20 ✗
↓
Salah satu benar → sinyal BELI dipicu
Gunakan ANY saat:
- Anda ingin lebih banyak peluang trading
- Anda ingin beberapa metode entry
- Anda membangun strategi agresif
- Kondisi berbeda bekerja di jenis pasar berbeda
Penting: Beli dan jual dapat memiliki logika berbeda. Anda mungkin menggunakan "ALL" untuk beli (entry konservatif) tetapi "ANY" untuk jual (beberapa peluang exit).
Langkah 6: Hapus Kondisi
Tidak lagi membutuhkan kondisi?
Untuk menghapus:
- Temukan kondisi yang ingin Anda hapus
- Klik ikon sampah/hapus di sisi kanan
- Kondisi segera dihapus
Catatan: Anda tidak dapat menyimpan strategi dengan nol kondisi beli atau nol kondisi jual. Anda membutuhkan setidaknya satu dari masing-masing.
Langkah 7: Urutkan Kembali Kondisi (Visual Saja)
Kondisi ditampilkan dalam urutan Anda menambahkannya. Saat ini, Anda tidak dapat mengurutkan kembali secara manual dengan menyeret.
Urutan tidak mempengaruhi logika:
- Untuk logika "ALL", urutan tidak penting (semua harus benar)
- Untuk logika "ANY", urutan tidak penting (kondisi benar pertama memicu)
Untuk mengubah urutan: Hapus dan tambahkan kembali kondisi dalam urutan yang diinginkan (atau abaikan urutan karena ini kosmetik).
Langkah 8: Simpan Strategi Anda
Lokasi: Bagian bawah panel tengah
Untuk menyimpan:
- Pastikan Anda memiliki:
- Nama strategi ✓
- Setidaknya satu kondisi beli ✓
- Setidaknya satu kondisi jual ✓
- Klik "Save Strategy"
- Anda akan dialihkan ke halaman daftar strategi
- Strategi Anda sekarang disimpan dan siap digunakan untuk backtesting atau trading live
Apa yang terjadi saat menyimpan:
- Konfigurasi strategi disimpan dalam database
- Strategi segera tersedia untuk seleksi di backtesting
- Anda dapat mengeditnya nanti dengan membuka kembali strategy builder
- Anda dapat membuat beberapa strategi dan membandingkan performanya
Validasi:
- Jika Anda mencoba menyimpan tanpa kondisi beli atau jual, Anda akan mendapatkan error
- Pastikan kondisi Anda masuk akal secara logis sebelum menyimpan
Tips & Trik Antarmuka
Tip 1: Mulai dengan Drag-and-Drop
Cara tercepat membangun strategi:
- Seret RSI ke kondisi beli → kondisi oversold instan
- Seret RSI ke kondisi jual → kondisi overbought instan
- Klik simpan → selesai!
Anda dapat menyempurnakan parameter nanti.
Tip 2: Edit Setelah Menyeret
Jangan khawatir tentang pengaturan sempurna saat menyeret. Cukup drop indikator, lalu:
- Klik ikon edit
- Sesuaikan operator, nilai, dan parameter
- Update
Tip 3: Duplikat Indikator, Pengaturan Berbeda
Anda dapat menggunakan indikator yang sama beberapa kali dengan parameter berbeda:
- RSI < 30 (periode 14) untuk oversold
- RSI < 25 (periode 7) untuk extremely oversold
- Gunakan logika "ANY" untuk membeli pada salah satu kondisi
Tip 4: Campur dan Cocokkan Jenis Indikator
Gabungkan kategori berbeda untuk strategi yang kuat:
- Momentum (RSI < 30) + Volatilitas (BB menyentuh bawah) = oversold dikonfirmasi
- Trend (Harga > SMA 50) + Momentum (MACD crosses di atas 0) = trend + momentum alignment
Tip 5: Gunakan Nama Badge Deskriptif
Saat Anda mengkonfigurasi kondisi, Anda mungkin melihat badge/label (seperti "Oversold", "Overbought"). Ini membantu Anda mengidentifikasi dengan cepat apa yang dilakukan setiap kondisi.
Tip 6: Uji Secara Frekuen
Jangan membangun strategi 10-kondisi sekaligus:
- Bangun strategi sederhana 1-kondisi → Simpan → Backtest
- Tambahkan kondisi kedua → Simpan → Backtest → Bandingkan
- Tambahkan kondisi ketiga jika diperlukan → Simpan → Backtest → Bandingkan
Ini membantu Anda memahami kondisi mana yang benar-benar meningkatkan performa.
Pertanyaan Umum Antarmuka
Q: Bisakah saya mengedit strategi yang disimpan?
Ya! Dari halaman daftar strategi, klik pada strategi untuk membukanya di builder. Buat perubahan dan simpan lagi.
Q: Bisakah saya menyalin/menduplikat strategi?
Saat ini, Anda perlu membuat ulang secara manual. Buka strategi, catat kondisi, buat strategi baru dengan pengaturan serupa.
Q: Bagaimana jika saya secara tidak sengaja menghapus kondisi?
Cukup tambahkan kembali. Klik "Add Condition" atau seret indikator lagi. Kondisi lain Anda tidak terpengaruh.
Q: Bisakah saya memiliki logika berbeda untuk beli vs jual?
Ya! Kondisi beli dan jual memiliki pemilih logika independen. Anda dapat menggunakan "ALL" untuk beli dan "ANY" untuk jual, atau sebaliknya.
Q: Berapa banyak kondisi yang dapat saya tambahkan?
Tidak ada batas keras, tetapi praktis:
- 1-3 kondisi = sederhana, cepat, sinyal lebih banyak
- 4-6 kondisi = kompleks, lebih lambat, sinyal lebih sedikit
- 7+ kondisi = sangat restriktif, sinyal jarang
Sebagian besar strategi sukses menggunakan 1-4 kondisi per sisi (beli/jual).
Q: Bisakah saya mempratinjau sinyal sebelum menyimpan?
Tidak langsung di builder, tetapi Anda dapat:
- Simpan strategi
- Pergi ke backtesting
- Jalankan backtest untuk melihat semua sinyal di grafik
- Kembali ke builder untuk perbaikan jika diperlukan
Apa Selanjutnya?
Sekarang setelah Anda tahu cara menggunakan setiap bagian antarmuka, mari kita lihat contoh strategi nyata dari sederhana hingga lanjutan. Anda akan melihat persis cara membangun strategi yang menguntungkan langkah demi langkah.
Siap melihat Strategy Builder dalam aksi? Mari kita bangun beberapa strategi!